red island-banyuwangi part 2
slideshow
Kamis, 09 September 2010
Musuh Kita adalah Pemimpin Kita Sendiri, Bukan Malaysia
Musuh Kita adalah Pemimpin Kita Sendiri, Bukan Malaysia
Dikutip dari milis sebelah ... Politikana
So, Buat apa kita ribut-ribut dengan Malaysia di saat yang sama kita membiarkan para pemimpin kita mengobral seluruh kedaulatan kita kepada pemodal asing ...
Malaysia dan Kemarahan yang Kesiangan
Sabtu, 4 Sep '10 06:38
Sekarang tibalah saatnja kita benar-benar mengambil nasib-bangsa dan nasib-tanah-air didalam tangan kita sendiri. Hanja bangsa jang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnja (Dibawah Bendera Revolusi, Djilid Kedua, 1965).
Dikutip dari milis sebelah ... Politikana
So, Buat apa kita ribut-ribut dengan Malaysia di saat yang sama kita membiarkan para pemimpin kita mengobral seluruh kedaulatan kita kepada pemodal asing ...
Malaysia dan Kemarahan yang Kesiangan
Sabtu, 4 Sep '10 06:38
Sekarang tibalah saatnja kita benar-benar mengambil nasib-bangsa dan nasib-tanah-air didalam tangan kita sendiri. Hanja bangsa jang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnja (Dibawah Bendera Revolusi, Djilid Kedua, 1965).
Mandi Junub Setelah Adzan Shubuh
Jakarta - Tanya:
Assalamualaikum. Saya ingin menanyakan sah tidak puasa seseorang apabila malamnya telah behubungan suami istri tetapi sampai habis subuh belum juga mandi wajib? Padahal makan sahur, tolong jawabannya. Terimakasih.
(Wie)
Jawab:
Dibenarkan untuk sahur, bahkan berpuasa walau dalam keadaan junub (belum mandi)
apa pun sebabnya. Hal yang penting adalah melaksanakan shalat dalam waktunya,
yakni mandi sebelum matahari terbit. Demikian, wallahu a'lam.
(M Quraish Shihab, Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur'an)
(Qur'an and Answer merupakan kerjasama dengan www.alifmagz.com)
sumber
Assalamualaikum. Saya ingin menanyakan sah tidak puasa seseorang apabila malamnya telah behubungan suami istri tetapi sampai habis subuh belum juga mandi wajib? Padahal makan sahur, tolong jawabannya. Terimakasih.
(Wie)
Jawab:
Dibenarkan untuk sahur, bahkan berpuasa walau dalam keadaan junub (belum mandi)
apa pun sebabnya. Hal yang penting adalah melaksanakan shalat dalam waktunya,
yakni mandi sebelum matahari terbit. Demikian, wallahu a'lam.
(M Quraish Shihab, Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur'an)
(Qur'an and Answer merupakan kerjasama dengan www.alifmagz.com)
sumber
Senin, 01 Maret 2010
Langganan:
Postingan (Atom)











.jpg)
.jpg)


